Poker Terpercaya - Nenek saya memberikan saya meja baru untuk belajar. Ya, semacam meja belajar tapi bentuknya lebih mirip meja makan kecil yang hanya cukup untuk satu orang. Kata nenek saya kalau meja yang di berikan ini sudah berusia sangat tua. Nenek saya mengatakan kalau dia hanya memiliki kakek dan meja ini miliknya.

Tepatnya milik buyut saya yang meninggal di Makkah saat sedang pergi haji. Meja yang satu ini kira-kira sudah berusia 100 tahun. Tapi sampai sekarang masih kuat dan kekar karena terbuat dari kayu jati asli. Meja tua itu kini di taruh di lantai dua di rumah saya. Tepatnya di kamar ayah saya yang dulunya bekas gudang. 


 http://54indo.com/


Poker Online - Meja ini memiliki sebuah laci dan karena usianya yang sudah sangat tua maka meja tua ini pun menyimpan banyak misteri. Karena sewaktu saya sedang bermain dengan adik saya di kamar ayah saya. Adik saya yang mau membuka laci meja itu untuk melihat di dalam isinya ada apa saja. Dan waktu adik saya membuka dan melihat di dalam laci meja itu terdapat sebuah kunci yang sudah berkarat dan tampak sudah tua seperti meja itu.

Padahal sebelumnya itu kalau nenek saya sudah memeriksa meja itu dan katanya sudah tidak barang apapun di dalamnya. Tapi ntah mengapa kunci itu bisa ada di dalam laci meja itu. Siapa yang menaruhnya di sana dan entah saya tidak terlalu memperdulikannya. Adik saya menggunakan kunci itu dan mencoba membuka gembok yang kuncinya sudah lama hilang.

Dan ternyata bisa di buka. Mana mungkin kunci gembok yang sudah lama hilang itu bisa ada di dalam laci meja tua itu. Keanehan bukan sampai di situ saja karena pada suatu hari sepupu saya yang sedang bermain bersama saya dan adik saya di kamar ayah saya. Sepupu saya melihat ke arah meja tua itu.

Poker Terkini - Dia melihat meja itu bergeser dengan sendirinya. Padahal tidak ada yang menggesernya. Dia pun langsung terkejut dan ketakutan karena hanya dia sendiri yang melihat meja tua itu bergerak sendiri dan sedangkan saya dan adik saya tidak melihatnya. Pernah juga suatu hari saat pertama kalinya saya menggunakan meja itu untuk belajar dan mengerjakan PR.

Saya sendiri di kamar ayah saya dan tidak di temani adik dan sepupu saya karena mereka sedang mengaji. Tiba-tiba pulpen saya terjatuh ke bawah meja terus saya yang mau mengambil pulpen yang jatuh itu pun tidak ada sama sekali di bawah. Tapi sewaktu saya mencari pulpen saya itu di kolong meja pun tidak ketemu sama sekali.

Saya pun keheranan karena tadi jelas-jelas pulpen saya terjatuh ke bawah meja. Jadi saya pun mencoba melihat di laci meja tua itu pun ternyata waktu saya membukanya itu, pulpen saya ada di dalam laci itu. Dalam hati saya pun mengatakan kalau pukpen saya tidak jatuh di arah laci meja itu tapi kenapa tiba-tiba bisa ada di dalam laci meja tua ini.

Agen Poker - Dari sana itu pun saya sudah merasa kalau meja tua ini mempunyai misteri yang tersembunyi. Jadi saya pun tidak jadi untuk mengerjakan PR saya di meja tua itu. Saya pun menunggu ayah dan juga sepupu saya pulang. Setelah ayah saya pulang itu saya menceritakan apa yang barusan yang saya alami.

Sepupu saya juga mengatakan kalau dia juga melihat meja tua itu bergeser dengan sendirinya dan ayah saya pun memanggil orang pintar untuk menyelidiki meja tua itu. Orang pintar itu pun mengatakan kalau meja tua yang satu ini tidak akan menyakiti orang apalagi dengan keluarga sendiri tapi memang di meja tua ini tersimpan hal yang sudah lama sekali.

Itu di antara nenek moyang saya dan juga nenek saya itu. Jadi ayah saya pun mengatakan kepada nenek saya kalau kami tidak bisa menerima pemberian meja tua ini karena kami masih anak-anak itu takut kalau terjadi apa-apa. Jadi nenek saya pun mengambilnya kembali dan menaruhnya di rumahnya kembali.