Poker Terpercaya - Kisah tentang hantu dokter dan suster yang melakukan operasi secara misterius penunggu sekolah ini dialami salah seorang siswi kelas II di sebuah sekolahan di Salatiga. Dia melihat kelas tempatnya belajar digunakan dokter dan suster untuk mengoperasi pasien.
Sepertinya mereka arwah dari masa jaman penjajahan Belanda. Sebut saja namanya desi yang telah mengalami kejadian ini saat masih sekolah di bangku kelas II. Usianya sekarang pun sudah menginjak 25 tahun. Saat itu bertepatan ada acara perkemahan yang di adakan di halaman sekolahan.
Poker Online - Malam itu kebetulan bulan bersinar terang yang sedang masa purnama. Desi yang bersama teman-teman nya berkumpul di aula sekolah. tapi, tidak berapa lama salah seorang temannya minta ddiantar ke kamar kecil. Setelah selesai mengantar mereka kembali ke aula.
Di tengah perjalanan tiba-tiba temannya terdiam sambil menunjuk suatu tempat. Wajahnya sangat pucat, tampak tergagap dan susah untuk bisa mengucapkan kata-kata. Saat desi melihat tempat yang ditunjuk itu pun jadi kaget setengah mati. Ternyata di sana dia melihat seorang suster dengan kereta dorongnya.
Poker Terkini - Berjalan melayang-layang di udara sekitar 10 cm dari lantai. Dan beberapa saat kemudian temannya pingsan. Tapi dia tidak berani untuk menceritakan hal itu pada kakak pembinanya karena takut dikira mengada-ada. Saat tidur malam telah tiba itu desi yang tidak bisa tidur karena memikirkan kejadian yang baru saja di alami.
Akhirnya dia memutuskan untuk kembali ke tempat kejadian. Entah mengapa kayak sepertinya ada dorongan kuat dalam diriku untuk menuju tempat itu. desi yang berjalan menelusuri lorong-lorong gelap. Lalu langkahnya terhenti karena melihat sesuatu yang aneh yang dia lihat.
Agen Poker - Tapi setelah didekati ternyata di kelas II-B itu dia melihat ada sosok dokter dan suster yang sedang mengoperasi pasiennya. Jantungnya berdegup kencang dan kakinya tidak bisa bergerak. Desi yang hanya berdiri mematung dengan melihat kejadian yang sedang terjadi itu dan sedangkan suster itu melayang melintas melewati tubuhnya.
Sosok dokter dan suster itu seperti orang zaman Belanda dulu. Entah berapa lama desi berdiri mematung di depan kelas itu. Tiba-tiba ada tangan yang dingin memegang pundaknya, desi kaget setengah mati ternyata tangan itu adalah tangan kakak kelasnya yang sedang patroli.
Saat ditanya desi yang hanya diam saja. Dan anehnya dilihatnya kelas itu ternyata kembali menjadi kelas biasa saja. Pengalaman ini sendiri sampai sekarang masih sering menghantui desi.



0 Comments