Poker Terpercaya - Malam itu waktu jam 03.00 dini hari pak hansip yang membawa pentungannya dan sambil memukul-mukul tiang agar warga sekitar tahu kalau dia sedang berjaga. Dan di sepanjang jalan itu sangat sepi sekali, pak hansip itu pun pindah dari tiang satu ke tiang yang lain.

Waktu dia melihat sebuah pohon yang ada di salah satu rumah warga yakni rumah pak tono itu pun dia merasa merinding. Pak tono yang satu ini pun mempunyai pohon nangka sekitar dua hektar dan salah satu pohonnya itu dia tanam di depan rumahnya itu. Dan pohon itu pun sekarang sudah besar dab cukup tinggi.


http://karpetjin.com/


Poker Online - Daunnya yang sangat rimbun dan juga buahnya sudah sangat masak sekali. Tapi bukan buahnya di lihat oleh pak hansip tapi melainkan ada sesuatu bertengger di dekat buah-buah nangka itu yang bergantungan. Tapi karena pak hansip tidak mau berpikir yang tidak-tidak jadi dia hanya mikir kalau yang tadi dia lihat itu adalah seekor kucing yang lewat saja.

Di perkampung tidak seperti di kota karena rumah penduduk akan bisa di temukan dengan sekitar dua puluh meteran saja dan lahan-lahan yang kosong biasanya akan di jadikan ebagai lapangan bermain anak-anak kampung dan ada juga kebun yang sudah terbengkalai yang di tumbuhi banyak tanaman perdu.

Kalau di siang hari mungkin tempat-tempat ini akan terlihat biasa saja tapi kalau siudah malam maka akan sangat gelap dan hanya akan di terangi oleh lampu jalan saja dan selebihnya akan gelap gulita. Setelah dia sampai di tikungan panjang itu di mana ada sebuah rumah kosong yang konon kata orang-orang kalau penghuninya mati karena gantung diri.

Poker Terkini - Pak hansip itu pun kembali merinding dan setelah memukul tiang listrik itu dia agak berjalan dengan cepat untuk bisa melewati rumah kosong itu. Dan saat dia mengetuk tiang listrik yang lainnya itu dia mendengar seperti gemanya tung tung tung tung tapi agak samar-samar.

Karena pak hansip yang takut dan penasaran itu pun kembali mengetuknya dan gema yang tadi dia dengar itu pun semakin jelas. Dan di dalam hatinya itu pun mengatakan kalau itu hanya suara gema saja. Pak hansip pun melanjutkan tugasnya kembali, di sepanjang tugasnya dia selalu mendengar gema.

Semakin ke sini terasa begitu dekat dan jelas tapi ketika dia menoleh untuk memastikan itu tidak ada seorang pun sama sekali yang mengikutinya dari belakang. Terus kiri dan kanannya itu adalah lapangan yang sangat luas milik pak haji odir yang sangat gelap dan tidak mungkin ada sesuatu yang berani sembunyi di sana.

Pak hansip kembali mengetuk tiang ‘tung-tung-tung’. Tapi dia mendengar ‘gemanya’ begitu dekat, asalnya seperti dari tiang sebelumnya yang berada sekitar dua puluh lima meteran dari sini.

Agen Poker - Dia berlari, tidak menoleh lagi. Menurutnya ini saatnya pulang ke pos. Dia berniat memutari kampung untuk sampai ke pos. Pak hansip bahkan sudah lupa tugasnya untuk mengetuk-ngetuk tiang. Namun, gema itu terus menerus berbunyi ‘tung-tung-tung, tung-tung-tung’ perlahan semakin jelas. Di sepanjang ia berlari, gema itu terus menerus berbunyi.

Pak hansip berlari sekencang dia bisa, karena kondisi tubuhnya masih lumayan bugar jadi dia bertahan cukup lama sampai akhirnya melihat sebuah pabrik besar nan gelap. Pabrik terabaikan yang dulu pernah terjadi kebakaran, ratusan karyawannya meninggal terbakar.

Pak hansip masih berlari dan sekarang semakin kencang karena suara gema itu semakin jelas dan banyak, padahal dia tidak mengetuk-ngetuk tiang. Suara gema itu begitu jelas dan banyak sekali sehingga dia berhenti berlari, asal suaranya bukan dari belakang tapi dari tiang di depannya.

Suara gema itu seperti tidak hanya di pukul satu orang saja tapi ada puluhan orang. Pak hansip hendak berbalik arah ketika dia melihat banyak sosok datang, hitam-hitam seperti ratusan orang yang terbakar. Ada sosok yang lehernya di lilit tambang karena mati gantung diri dan sesosok perempuan berbaju kurung putih si penunggu pohon nangka. Suara-suara gema itu semakin jelas karena di pukul dari tiang di dekatnya.

‘Trung-tung-tung, trung-tung-tung, trung-tung’. Ternyata mereka mengikuti pak hansip sepanjang malam itu. Keesokan harinya pak hansip di temukan tertidur di pos-nya dan kemarin malam mungkin hari terakhirnya jadi hansip karena dia mau bekerja di tempat lain.