Poker Terpercaya - Masih ingat bukan tulisan terakhir yang di buat wanita itu di jendela kamarku. Kalau dia akan selalu datang saat pelangi tiba. Sore kemarin sekitar jam 3 saya masih latihan ekskul di sekolah dan pada hari itu hujan turun dengan sangat deras. Sampai saya terlambat pulang ke rumah.

Dan di saat perjalanan itu saya teringat dengan gadis yang berada di kamar saya itu, apakah dia akan muncul saat datangnya pelangi? Tapi saya sangat harap saat hujan ini reda pelangi itu tidak muncul. Tapi sialnya saat hujan reda sekitar jam 17.00 itu pelangi menakutkan itu malah muncul. Saya yang sedari itu baru selesai mandi segera melihat ke pojok kamar.


http://54indo.com/


Poker Online - Tapi aneh dia tidak ada dan tiba-tiba ada sebuah cairan yang jatuh ke atas kepalaku. Setetes demi setetes. Saat saya melihat ke atas dinding kamar saya itu betapa terkejutnya saya karena gadis itu malah menempel di atas langit-langit kamar saya sambil mengeluarkan darah dari mulutnya.

Saya yang geram dan entah kenapa saya sangat tidak suka kehadirannya. Saya harus memberitahu kakek saya tentang gadis ini. Saya tidak suka saat dia berada di kamar saya lantas saya keluar menuju ke ruang tamu. Terus saya menceritakan semuanya pada kakek saya tentang gadis itu. 

Poker Terkini -
Kakekku hanya tersenyum sambil bilang “sudahlah, mungkin dia cuma ingin bermain denganmu, tidak lama cuma sebulan saja lepas itu kakek akan menyuruhnya pergi”. Saya tahu kalau kakek saya mengenal gadis itu dan gadis itu hanya ingin bermain tapi saat itu saya tida suka bermain dengan makhluk astral apalagi gadis yang sangat menyeramkan seperti dia. 

Saat saya masuk kembali ke kamar saya malah gadis seram itu duduk di atas bangku meja belajar saya sambil memegang ponsel saya. Dalam hati saya pun berkata wah, wah ini hantu PD amat megang ponsel orang dan saat saya rebut kembali ponsel saya dari genggaman tangannya dan aku melihat sebuah kasus, seorang remaja SMP di bunuh oleh kakaknya sendiri karena alasan pembagian harta warisan yang tidak adil dan lokasinya tepat di rumah kosong yang tidak jauh dari rumah kakek saya.

Apakah ini dia? Entah aku malas berkomunikasi dengannya. Sepertinya iya kali ya. Kemudian saya pun mencoba berkata padanya. “Sungguh saya tidak suka padamu, saya tidak suka berteman dengan makhluk astral, kamu mendatangi saya pasti ada maunya kan” kata saya. Dia hanya diam, gadis itu tiba-tiba menjadi sangat seram.

Agen Poker - Dalam hati saya pun berkata "wah apakah dia marah atas perkataan saya? Wajahnya busuk, padahal tadi cuma pucat pasi saja"

Sebuah lukisan kemudian tertulis kembali di jendela. “Rubuhkan rumah itu maka saya akan pergi dari kehidupan kamu”. Ya hanya itu. “Maksudmu rumah yang menyebabkan kematianmu itu?” tanya saya. Gadis itu hanya mengangguk pelan dan tidak lama kemudian pelangi di ufuk timur mulai menghilang dan gadis itu pun turut menghilang juga.

Saya ceritakan semua hal yang dia katakan pada kakek saya dan lalu kakek saya pun mengerti. Terus kakek saya dan penduduk kampung pun sudah berencana akan merubuhkan rumah itu untuk di bangun sebuah panti asuhan. Nah kalau tidak salah rencana perubuhannya akan di laksanakan hari minggu yaitu pada tanggal 23 Desember 2018.