Poker Terpercaya - Hai namaku reza dan aku mau menceritakan kisah nyata ini yang di alami oleh abangku sendiri. Ketika dia masih duduk di sekolah dasar. Dan mungkin kenangan ini tidak akan pernah terlupakan olehnya. Kejadian itu terjadi tepatnya di persimpangan gang masuk rumah kami dulu. Di persimpangan itu ada rumah yang penuh dengan tanda tanya dan misteri.
Rumah besar yang dulu pernah terjadi perampokan dimana seluruh keluarga dibunuh bersama dengan pembantunya, sungguh kisah tragis yang terjadi pada waktu itu. Sejak saat itu, rumah itu mungkin menjadi rumah paling angker di kampung kami. Karena kalau malam sering terdengar suara tangisan pilu dan teriakan-teriakan.
Rumah besar yang dulu pernah terjadi perampokan dimana seluruh keluarga dibunuh bersama dengan pembantunya, sungguh kisah tragis yang terjadi pada waktu itu. Sejak saat itu, rumah itu mungkin menjadi rumah paling angker di kampung kami. Karena kalau malam sering terdengar suara tangisan pilu dan teriakan-teriakan.
Poker Online - Rumah itu sangat luas halamannya dan di kiri rumah banyak pohon pisang yang sangat tidak terawat dan sebelah kanan itu ada kuburan. Sementara di depan rumah itu terdapat pohon durian yang sangat rimbun dan di pohon durian itu banyak sekali cerita-cerita yang menyeramkan terjadi. Ada cerita yang pernah bertemu kuntilanak duduk di salah satu cabang pohon lalu menghilang kedalam rumah.
Ada juga cerita pernah bertemu genderuwo dan bertemu pocong. Seperti yang dialami abangku. Waktu itu selepas shalat maghrib seperti biasa berangkat mengaji bersama teman-teman ketempat pak haji arul (pamanku). Rumah pamanku ini berbeda gang dengan kami dan pastinya kalau ketempat pamanku harus lewat dari depan rumah tersebut.
Poker Terkini - Saat pergi tidak terjadi hal yang aneh tapi di perjalanan pulang sehabis isya, abangku berpisah dengan teman-temannya dan dia melewati rumah angker, gelap dan tidak berpenghuni itu sendiri. Saat dia ingin berlari terdengar suara yang sangat keras jatuh dari pohon durian itu. Dengan spontan abangku langsung terkejut dan menoleh ke pohon itu tapi tidak ada siapa-siapa.
Lalu dia pun mencoba untuk ingin berlari kembali tapi tiba-tiba terdengar ada suara yang seperti memanggil “nak tolongin kakek, kakek terjatuh”. Abangku kembali menoleh ke pohon itu dan benar saja di situ ada seorang kakek yang sedang duduk di atas tanah sepertinya memang habis terjatuh. Tanpa berpikir yang macam-macam anehnya abangku berjalan hendak menghampiri si kakek ketika beberapa meter lagi akan mencapai si kakek.
Agen Poker - Tiba-tiba seluruh tubuh si kakek mengeluarkan asap. Semakin lama semakin banyak hingga perlahan-lahan tubuh si kakek sirna dan asap tersebut menjelma dan menjelma menyerupai sosok pocong dengan muka menyeramkan, sontak abangku terkejut dan gemetaran keringat dingin. Dia mencoba untuk lari sekuat tenaga tapi anehnya dia hanya berlari ditempat saja, dengan diselimuti perasaan takut tak menentu akhirnya abangku pingsan.
Saat abangku siuman ternyata dia sudah ada di rumah dan di rumah kami telah ramai beberapa tetangga termasuk pamanku haji irul yang termasuk juga guru ngaji abangku. Rupanya saat abangku pingsan orang tuaku gelisah karena sampai hampir jam 10 malam belum juga pulang, akhirnya ayahku memutuskan untuk menyusul kerumah pamanku dan saat melintasi rumah kosong itulah ayahku menemukan abangku yang tergeletak dibawah pohon durian tersebut.
Setelah keesokan harinya abangku baru menceritakan tentang kejadian yang dia alami kepada kedua orang tuaku. Dan orang tuaku bilang ternyata telah banyak dari orang kampung itu yang melihat penampakan dirumah itu maupun di pohon durian itu. Semenjak kejadian itu abangku kalau malam tak berani lagi sendirian kalau melintasi rumah tersebut.


0 Comments