Poker Terpercaya - Perkenalkan nama saya aini dan saya berasal dari Aceh dan kakak dari lukas. Saya juga memiliki kemampuan yang sama seperti kakekku, mama saya dan adikku lukas. Saya memiliki indra ke enam dari kecil jadi saya sudah terbiasa melihat mereka yang menurut orang lain sangat mensayatkan. Di sini saya mau menceritidakan kejadian yang saya alami sendiri.
Pada saat itu saya baru menduduki bangku sekolah SMK kelas 9 kalau tidak salah sekitar tahun 2008. Sore itu saya mengunjungi rumah temanku lina dan karena rumahnya agak jauh dari rumahku. Jadi saya berboncengan sepeda menuju rumahnya. Maklum saat itu saya tidak bisa mengendarai sepeda motor.
Pada saat itu saya baru menduduki bangku sekolah SMK kelas 9 kalau tidak salah sekitar tahun 2008. Sore itu saya mengunjungi rumah temanku lina dan karena rumahnya agak jauh dari rumahku. Jadi saya berboncengan sepeda menuju rumahnya. Maklum saat itu saya tidak bisa mengendarai sepeda motor.
Poker Online - Rumah lina sangatlah besar tapi menurut saya sangat menyeramkan sekali karena banyak pepohonan besar di belakang serta di depan rumahnya. Nah saat saya memasuki rumah lina, saya merasakan ada yang janggal. Tapi saya tidak tahu apa itu karena saya tidak begitu memikirkannya.
Saya pun menyelusuri setiap demi sudut rumah teman saya yang satu itu sampai saya tertarik dengan sebuah lukisan seorang perempuan era kerajaan yang di pajang di tengah ruang tamu. Wanita itu pun sangat cantik dan di tambah lagi saat dia memegang payung di tangannya. Tapi ada yang aneh dengan lukisan itu, saya merasa sepertinya gadis yang ada di luksian itu memperhatikan saya.
Tanpa saya sadari itu lina mengejutkan saya agar saya minum teh serta kue kering yang telah disediakannya. saya memakannya dan sempat saya minta ijin ke toilet karena perutku ini tidak bisa di ajak kompromi lagi. Setelah selesai saya buang hajat itu saya pun di kejutkan dengan lukisan gadis yang berada di ruang tamu tadi yang sekarang berada di atas wastafel bak mandi.
"Apa-apaan ini? punya kaki kali nih lukisan" Kata saya.
Poker Terkini - Saya pun mendekati lukisan itu tanpa ada tsayat sekalipun, dan saya pun sempat menyentuhnya dan tidak lama kemudian tanpa saya sadari itu setetes demi setetes darah mulai keluar dari lukisan itu. Saya yang sangat syok dan mendadak merinding dan gadis yang ada di dalam lukisan itu mulai merangkak keluar dengan wajah yang sangat mengerikan.
Dengan matanya keluar, hidungnya hancur dan wajahnya yang retidak-retidak seperti di lempar batu. Saya pun terjatuh ke lantai, tubuhku dingin, keringat mulai muncul, saya pun teriak saat gadis itu menindih tubuh saya dan mulai mencekik saya sambil berbicara bahasa yang sama sekali saya tidak mengerti sama sekali.
Saat itu saya sulit bernafas sampai akhirnya semuanya gelap. Dan saya seperti mendengar kalau ada yang memanggil saya dan waktu saya bangun itu pun ternyata saya ketiduran di atas sofa ruang tamunya sampai sore hari dan waktu saya bangun, saya langsung menoleh ke lukisan gadis itu pun masih tergantung di ruang tamu.
Agen Poker - Dan tidak lama kemudian kakek dan adik saya lukas datang menjemput saya dengan sepeda motor. Kakek saya khawatir dengan saya karena tidak biasanya saya pulang terlambat. Akhirnya saya pun permisi pulang dengan lina dan sepeda saya besok pagi saja lina yang mengantarkan ke rumah.
Dan saat hendak pulang itu saya sempat melihat lukisan gadis itu yang sepertinya gadis yang ada di pajangan itu melotot tajam kepada saya. Saya pun langsung memalingkan wajah ke arah lain karena saya tidak ingin membayangkan apa yang telah terjadi tadi. Tapi saya tidak mengerti apa yang saya alami tadi hanya mimpi atau kejadian nyata.
Dan waktu saya berjalan dengan adik saya lukas yang masih kelas 1 SD berkata pada saya kalau wanita itu sangat jahat dan dia tidak suka dengan kehadiran saya tapi wanita itu tersenyum dengan adik saya lukas.
Saya pun menyelusuri setiap demi sudut rumah teman saya yang satu itu sampai saya tertarik dengan sebuah lukisan seorang perempuan era kerajaan yang di pajang di tengah ruang tamu. Wanita itu pun sangat cantik dan di tambah lagi saat dia memegang payung di tangannya. Tapi ada yang aneh dengan lukisan itu, saya merasa sepertinya gadis yang ada di luksian itu memperhatikan saya.
Tanpa saya sadari itu lina mengejutkan saya agar saya minum teh serta kue kering yang telah disediakannya. saya memakannya dan sempat saya minta ijin ke toilet karena perutku ini tidak bisa di ajak kompromi lagi. Setelah selesai saya buang hajat itu saya pun di kejutkan dengan lukisan gadis yang berada di ruang tamu tadi yang sekarang berada di atas wastafel bak mandi.
"Apa-apaan ini? punya kaki kali nih lukisan" Kata saya.
Poker Terkini - Saya pun mendekati lukisan itu tanpa ada tsayat sekalipun, dan saya pun sempat menyentuhnya dan tidak lama kemudian tanpa saya sadari itu setetes demi setetes darah mulai keluar dari lukisan itu. Saya yang sangat syok dan mendadak merinding dan gadis yang ada di dalam lukisan itu mulai merangkak keluar dengan wajah yang sangat mengerikan.
Dengan matanya keluar, hidungnya hancur dan wajahnya yang retidak-retidak seperti di lempar batu. Saya pun terjatuh ke lantai, tubuhku dingin, keringat mulai muncul, saya pun teriak saat gadis itu menindih tubuh saya dan mulai mencekik saya sambil berbicara bahasa yang sama sekali saya tidak mengerti sama sekali.
Saat itu saya sulit bernafas sampai akhirnya semuanya gelap. Dan saya seperti mendengar kalau ada yang memanggil saya dan waktu saya bangun itu pun ternyata saya ketiduran di atas sofa ruang tamunya sampai sore hari dan waktu saya bangun, saya langsung menoleh ke lukisan gadis itu pun masih tergantung di ruang tamu.
Agen Poker - Dan tidak lama kemudian kakek dan adik saya lukas datang menjemput saya dengan sepeda motor. Kakek saya khawatir dengan saya karena tidak biasanya saya pulang terlambat. Akhirnya saya pun permisi pulang dengan lina dan sepeda saya besok pagi saja lina yang mengantarkan ke rumah.
Dan saat hendak pulang itu saya sempat melihat lukisan gadis itu yang sepertinya gadis yang ada di pajangan itu melotot tajam kepada saya. Saya pun langsung memalingkan wajah ke arah lain karena saya tidak ingin membayangkan apa yang telah terjadi tadi. Tapi saya tidak mengerti apa yang saya alami tadi hanya mimpi atau kejadian nyata.
Dan waktu saya berjalan dengan adik saya lukas yang masih kelas 1 SD berkata pada saya kalau wanita itu sangat jahat dan dia tidak suka dengan kehadiran saya tapi wanita itu tersenyum dengan adik saya lukas.



0 Comments