Poker Terpercaya - Kisah yang singkat ini mengisahkan tentang dodi yang baru saja pindah ke sebuah apartemen yang di sewakan untuknya dari perusahaan tempat di mana dia bekerja. Dodi pun segera membereskan barang bawaannya dan setelah itu di masuk ke dalam kamarnya itu.

Dodi yang tidak butuh waktu lama untuk membereskan barang bawaannya itu pun yang kemudian dia pergi mandi dan keluar untuk mencari makan karena dia sudah kelaparan akibat pindah tadi. Dan karena perusahaannya menyewa kamar di lantai 6 maka dia pun harus naik turun lift.


http://karpetjin.com/


Poker Online - Dodi yang berjalan menuju ke arah lift yang tidak jauh dari kamarnya itu dengan kondisi di sekitar lift yang sepi. Setelah dia menunggu beberapa menit itu pun pintu lift akhirnya terbuka dan di saat dia mau masuk ke dalam lift itu punterkejut dengan seorang kakek yang keluar dari pintu yang berada tidak jauh dari lift tersebut. 

Waktu kakek itu sudah berjalan dekat dengan dodi itu menyapa kakek tersbeut dan di balas dengan sebuah senyuman. Kemudian dodi kembali memperhatikan kembali pintu kamar yang di mana sang kakek keluar. Terus karena pintu lift sudah terbuka maka dia bersama sang kakek itu masuk ke lift.

Poker Terkini - Dodi yang turun sampai lantai 2 yang merupakan pusat perbelanjaan dan sedangkan sang kakek itu masih berada di dalam lift karena pada saat itu sang kakek memencet tombol lift yang mengarah ke basement. Dodi yang tidak memikir aneh-aneh itu pun berjalan dengan biasa saja.

Setelah selesai makan dodi pun mau kembali kemarnya dengan menggunakan lift yang sama saat tadi dia turun. Dan waktu liftnya terbuka dodi pun kembali bertemu dengan sang kakek tersebut. Dodi pun kembali menyapanya dan sang kakek pun kembali menjawabnya dengan senyuman.

Beberapa hari kemudian itu setiap dodi akan pergi meninggalkan kamarnya dan keluar dari pintu kamarnya itu dia selalu bertemu dengan sang kakek dan saat dodi kembali pun tetap bertemu dengan sang kakek. Selama pertemuan dodi dengan sang kakek itu tidak pernah sekali ngobrol.

Agen Poker - Karena sang kakek hanya membalasnya dengan senyuman saja dan dodi yang tidak mau banyak bertanya itu pun beranggapan mungkin snag kakek memang tidak mau untuk ngobrol dengan orang asing. Hari berganti hari itu pun dodi yang sudah merasa aneh itu sempat berpikir apakah sang kakek itu skait aitau pindah dari apartemen tersebut.

Dan sampai akhirnya dodi mencoba bertanya kepada satpam kompleks dan waktu satpam mengatakan kalau di lantai 6 tidak ada kakek-kakek yang tinggal di sana itu dodi pun sangat terkejut sekali. Tapi karena penasaran dodi pun menanyakan sekali lagi kepada satpam kompleks.

Pada akhirnya satpam dan dodi pun naik ke lantai 6 sesampainya di lantai 6 itu dodi pun menunjukkan kamar sang kakek itu. Waktu dia menunjukkan kamar sang kakek itu pun satpam kompleks pun ketawa dan mengatakan kalau itu adalah pintu darurat. Dodi yang sangat terkejut itu pun menyadari kalau selama ini pintu yang dia lihat sebagai pintu kamar adalah pintu darurat.