Poker Terpercaya - Saat saya melihat jam tangan saya itu sudah menunjukan jam 23.30 malam karena saya lembur di kampus. Pada waktu itu pun sahabat saya yang bernama Ayu dan dia mengatakan untuk bertemu dengan saya besok jam 13.00 siang. Saya pun mengiyakannya tapi saya juga mengatakan kepadanya ada yang perlu di bicarakan tidak kalau ada langsung di telepon saja.
Ayu mengatakan kalau dia hanya ingin menjumpai saya dan ingin ngobrol-ngobrol saja. Saya pun mengatakan oke besok saya akan bertemu dengannya di taman yang dulu sering kami datangi berdua. Saya pun membuat alarm di hp saya biar saya ingat akan pertemuan itu dan karena sudah lama saya sudah tidak bertemu dengannya itu membuat saya senang sekali.
Poker Online - Selesai saya mengerjakan tugas pun saya langsung pulang ke rumah. Setelah itu saya pun memilih baju untuk bertemu dengan Ayu karena sahabat saya yang satu ini sangat cerewet dan dia tidak menyukai warna dengan corak yang norak jadi saya pun memilih baju yang berwarna kuning kesukaan kami berdua.
Setelah itu saya pun mengatakan kepada boneka perempuan dan juga kak ani kalau saya mau bertemu dengan sahabat kecil saya yang sudah lama tidak bertemu, sudah 8 tahun kami tidak bertemu. Kak ani pun mengatakan kepada saya agar saya membawa pulang sahabat saya itu.
Saya pun masuk ke kamar dan langsung tidur. Besok paginya saya pun bangun jam 10.00 pagi dan langsung mandi karena saya ada janji sama dosen saya untuk membahas tentang tugas yang dia berikan kepada kami itu. Saya pun berangkat ke kampus tapi kak ani pun mengingatkan saya kalau saya harus membawa pulang sahabat saya itu.
Saya pun senyum-senyum saja dan setelah itu saya pun pergi ke kampus. Saya pun mengerjakan tugas dan juga membahas dengan kelompok saya tentang tugas yang di berikan sama dosen yang menurut saya itu sudah banyak sekali. Sampai sekitar jam 16.00 saya melihat jam tangan saya.
Poker Terkini - Waduh saya sudah terlambat untuk bertemu dengan sahabat saya dan saya pun permisi dengan teman-teman saya terus saya pun langsung menuju taman yang sudah kami janjikan itu. Setelah saya sampai di taman itu, keliling saya mencari Ayu tapi tidak terlihat sama sekali dan waktu saya telepon pun tidak di angkatnya sama sekali.
Sebenarnya sahabat saya yang satu ini tidak gampang marah tapi kenapa hari ini dia sangat beda apa karena sudah lama tidak bertemu. Saya yang asik coba meneleponnya itu pun tiba-tiba telepon itu di angkat. Saya langsung minta maaf dan segala macam saya panjang lebar menjelaskannya itu.
Terakhir seorang dari telepon itu pun mengatakan kalau Ayu sudah tiada di rumah sakit p***.. Saya langsung menuju ke rumah sakit itu dan melihat semua keluarganya sudah menangis. Sewaktu saya masuk ke dalam, air mata saya pun jatuh melihat dia yang tertidur dengan pulas yang tidak akan bangun untuk selamanya itu.
Saya pun binggung harus gimana dan ayah dari Ayu pun mengatakan kepada saya kalau Ayu sebenarnya mempunyai penyakit leukimia dan tadi memang dia mau menemui saya di taman tapi sebelum keluar rumah Ayu sudah jatuh dan pingsan jadi keluarganya membawa dia langsung ke rumah sakit.
Ayu pun menitipkan sebuah kado untuk saya. Saya yang tidak bisa ngapain dan juga tidak bisa berkata apa pun itu yang akhirnya melihat dia berdiri di samping mayatnya itu. Saya pun meluapkan kata-kata yang selama ini ingin saya ucapkan kepadanya itu. Saya yang panjang lebar mengatakan semua apa yang saya mau katakan itu pun.
Agen Poker - Sang kakak dari Ayu pun mengangkat saya untuk naik dan tidak boleh begitu nanti Ayu tidak akan bisa tenang. Saya pun karena emosi itu mengatakan kalau Ayu sedang mengetawai saya di sana dengan tangan saya menunjukkan di samping mayatnya Ayu. Sepupunya yang bernama erni pun mengatakan kalau dia tau saya bisa melihat itu.
Semua ruangan menjadi menangis dan waktu saya tersadarkan itu, saya mulai mengatakan kepada keluarganya untuk tidak menangis karena arwah Ayu menangis. Mereka langsung tidak tega dan menghapus air mata mereka. Setelah itu saya pun mengatakan kalau Ayu menitip pesan untuk kakak agar menjadi anak yang baik dan jaga keluarga.
Setelah itu Ayu pun menghilang. Saya pun lemas dan berpamitan kepada keluarga Ayu dan karena saya tidak mengikuti pemakaman ayu yang akan di laksanakan di bali itu pun saya sangat sedih. Sesampainya saya di rumah, kak ani yang tidak tau apa-apa itu menanyakan kepada saya kok tidak membawa pulang Ayu.
Langsung saya menangis sekencang-kencangnya dan mengatakan kalau Ayu sudah meninggal. Kak ani pun memeluk saya dan bilang yang sabar dengan saya.



0 Comments