Poker Terpercaya - Saya ingin menceritakan ketakutan saya dan sebelumnya saya ingin memperkenalkan diri saya yang bernama ana dan sekarang saya sudah berusia 25 tahun. Kejadian ini baru saya alami di bulan lalu, waktu itu saya di suruh oleh papa dan mama untuk jaga rumah.
Karena papa dan mama saya seorang pebisnis jadi mereka berdua ada tugas di luar kota untuk beberapa hari. Jadi saya di suruh untuk jaga rumah sendirian, Saya pun mengajak teman saya untuk nginap di rumah saya dan menemani saya. Walau pun saya sudah berusia 25 tahun, saya belum pernah bekerja hanya duduk di rumah dan menghabiskan uang papa dan mama saya saja.
Poker Online - Teman saya yang bernama lisa pun datang ke rumah saya yang cukup besar ini. Di rumah saya ada satu mbah yang biasa menyiapkan keperluan saya jadi di rumah hanya ada 3 orang saja. Malam pertama kami berdua tidak merasakan ada apa-apa yang terjadi. Tapi waktu di malam kedua itu awal dari kejadian aneh yang mulai terjadi.
Sekitar jam 20.00 saya dan lisa menonton di kamar saya yang secara tiba-tiba tv saya langsung buyar, saya pikir apa karena hujan jadi saya pun melihat ke jendela kamar tapi tidak ada hujan dan biasanya kalau ada hujan pun tv saya itu akan baik-baik saja. Lisa pun mengatakan kalau ada sebuah suara di tv itu.
Saya pun mengatakan kepada lisa untuk tidak mengada-ada jadi lisa pun mengatakan kalau tidak percaya maka dia menyuruh saya untuk mendengar lebih dekat lagi. Saya pun mengeraskan suara tv saya dan mengejutkan saya tv itu pun mengeluarkan suara dengan memanggil nama saya itu.
Langsung saya dan lisa lari ke bawah untuk mencari mbah sambil jerit-jerit. Waktu kami sudah di bawah, kami pun mengatakan kepada mbah yang tidak pernah atau tidak ada rasa takutnya itu pun naik bersama kami ke kamar tidur saya. Tapi tv saya sudah menyala dengan iklan yang biasa di Tv.
Poker Terkini - Mbah pun mengatakan kalau kami itu mengada-ada dan telah menganggu dia yang lagi kerja di bawah. Waktu mbah turun, kami berdua pun saling pandang memandang itu pun langsung mematikan Tvnya. Langsung kami pun tidur sampai besok paginya saya di kejutakan dengan keadaan bangun di halaman rumah.
Padahal saya tidur di dalam kamar tidur saya, teman saya pun terbangun yang sama dia ada di belakang tempat kolam berenang. Saya pun mengatakan kepada mbah saya apakah saya tidur sambil bermimpi bisa tidur di halaman rumah. Mbah bilang kalau tidak pernah sama sekali saya bermimpi jalan.
Lisa yang sudah ketakutan itu pun meminta pulang dan tidak mau menginap lagi di rumah saya itu. Jadi di rumah hanya ada saya dan juga mbah dan kali ini saya pun mengajak mbah untuk tidur dengan saya. Waktu malam saya terbangun untuk buang air kencing tapi waktu saya bangun saya tidak melihat mbah di samping saya.
Saya pun melihat jam meja saya yang hanya baru jam 03.00 WIB saja kemana mbah ini apa mungkin pagi-pagi dia sudah menyiapkan sarapan dan juga sudah bersih-bersih jadi saya pun tidak menghiraukannya sama sekali. Waktu saya turun dari tempat tidur saya dan mau masuk ke kamar mandi.
Saya melihat darah yang bercecer di lantai saya, saya pun terkejut bukan main. Setelah itu saya pun membawa hp saya dan membuka lampu yang ada di hp saya itu. Saya pun mengikuti darah itu sampai menurun dari tangga dan turun sampai bawah. Saya pun menghidupkan lampu yang terang menderang.
Agen Poker - Saya pun memanggil mbah dengan suara yang sudah takut itu dan saya terus mengikuti darah tersebut yang sampai di dapur belakang dan tiba-tiba ada sebuah hawa yang dingin menusuk bulu saya yang sangat dingin sekali. Sambil saya membuka lampu yang ada di dapur itu dan saya pun melihat kalau mbah duduk di kursi yang menghadap ke jendela dapur.
Dan waktu saya panggil itu mbah tidak menjawab saya dan waktu saya lihat dengan terkejut dan jatuh menjatuhkan hp saya itu saya pun menjerit sekuat-kuatnya karena saya melihat kalau mbah sudah meninggal dengan tangan memegang pisau yang menusuk perutnya tersebut. Sewaktu saya melihat jendela itu ada sesosok makhluk yang besar yang tanpa ada kepala itu.
Saya langsung mengambil hp saya dan langsung lari ke depan rumah dan meminta tolong. Untuk ada ronda jaga malam pun langsung menanyakan kepada saya kenapa. Saya pun mengatakan kalau mbah meninggal yang pada akhirnya banyak masyarakat dan juga polisi yang datang ke rumah saya itu.
Orang tua saya pun langsung pulang dan langsung menenangkan saya dan saya pun menceritakan semua kejadian aneh itu kepada orang tua saya. Sesudah jasad mbah di kebumikan, kami sekeluarga pun memilih untuk membeli rumah yang sederhana saja yang dekat dengan nenek saya.



0 Comments