Poker Terpercaya - Saya kembali akan menceritakan kejadian kemarin yang saya alami dengan teman saya yang bernama dora, kalian pasti masih ingatkan anak gadis yang saya temui di jalan dan membawa dia pulang kerumah saya yang terakhir saya tau kalau dia memiliki keistimewaan yang sama dengan saya itu.

Dora yang mengajak saya untuk pergi ke keluarganya yang tinggal di pelosok hutan dan mengidap semua penyakit yang tidak bisa di sembuhkan oleh dokter dan dukun sekaligus itu. Saya yang permisi dengan ibu saya itu yang bisa di bilang sangat berat melepaskan saja karena batinnya sangat terganggu setelah saya mengatakan tujuan saya dan dora ke sana.


http://54indo.com/


Poker Online - Karena saya melihat ibu saya yang sangat khawatir itu, saya pun minta restu kepada tuhan yang maha kuasa agar melancarkan jalan saya dengan dora. Besok pagi saya bersama dora pun berangkat dengan mobil saya dengan seperangkat jimat yang di kasih oleh ibu saya itu.

Waktu di jalan dora pun mengatakan kepada saya apa yang terjadi dengan keluarganya itu dan yang membuat saya terkejut itu sampai saya rem mendadak itu adalah kalau pagi hari sepupunya yang bernama lala itu akan menjadi manusia biasa dan siang hari lala akan menangis dengan mengeluarkan darah di matanya itu dan malam hari dia akan berubah menjadi manusia raksasa.

Karena penyakitnya itu maka seluruh warga pun mengusir mereka dari kampung dan pada akhirnya mereka tinggal di hutan yang berantara itu. Di tengah jalan saya pun mengatakan kepada dora apakah dia merasakan ada sesuatu yang berbeda dan dora pun mengatakan kalau kami sudah masuk di wilayah keluarganya tinggal.

Di dekat hutan itu ada jalan masuk ke dalam hutan, dora pun mengatakan kepada saya untuk masuk ke dalam hutan itu dan saya mengatakan kalau jangan gila karena itu hutan yang tidak ada apa-apa kalau mobil saya rusak di tengah hutan bakalan payah untuk mengeluarkannya lagi.

Poker Terkini - Dora pun mengatakan kalau mobil akan berhenti di sebuah tempat saja dan dengan selanjutnya kami akan menuju ke rumah saudaranya dengan berjalan kaki. Akhirnya saya pun menuruti apa yang di katakan oleh dora. Saya pun memberhentikan mobil saya di sebuah tempat yang sudah di susun tripal yang mungkin sudah di siapkan oleh keluarga dora kalau ada yang datang menjengguk keluarga malang itu.

Setelah itu saya pun keluar dengan perlengkapan yang sudah di siapkan oleh ibu saya dan di sekitar kami berjalan itu sudah tercium hawa yang tidak menyenangkan sekali dan dora pun mengatakan kalau permainan ini akan di mulai karena sudah mau menuju malam hari. Kami berjalan dan sebelum sampai di rumah kecilnya itu kami sudah mendengar suara raung yang sangat menankutkan.

Kami yang sudah sampai di rumahnya itu pun membuka pintunya itu saya pun terkejut karena lala sudah mulai berubah menjadi makhluk yang sangat besar dan terbilang menakutkan dan di saat itu juga dora membaca ayat-ayat yang sudah saya ajarkan dan karena dia masih pemula itu pun memuntahkan darah.

Saya juga langsung membaca dan juga menyebarkan biji-biji yang sudah di sediakan oleh ibu saya itu dan lala yang berjerit kesakitan dengan menangis itu pun tiba-tiba menjadi manusia kembali dengan maaf kata terlanjang bulat. Lala yang tidak tahan mendengar ayat-ayat yang kami baca itu pun asik meminta ampun tapi karena saya tau makhluk yang di tubuhnya itu sangat bandel maka kami pun terus-terusan membaca ayat-ayat tersebut.

Sampai akhirnya lala memuntahkan sesuatu dari mulutnya itu yang bisa di bilang berbentuk kepala dengan rambut yang panjang sekali. Saya langsung menangkapnya dan masukan ke dalam botol yang sudah di sediakan ibu saya itu (kayaknya ibu saya sudah tau apa yang akan terjadi).

Agen Poker - Setelah itu suara Lala yang bisa di bilang bukan suara lala itu mengatakan kalau jangan membacanya lagi karena dia sudah tidak tahan lagi tapi saya yang tidak mau mendengarkannya itu pun terus-terusan membaca ayat-ayat itu dengan mengatakan dengan keras-keras agar makhluk itu keluar dari tubuh lala dengan membakar botol itu.

Akhirnya makhluk itu sudah keluar dari tubuhnya Lala dan Lala yang lemas dengan wajah yang sangat pucat karena selama dia di masukin makhluk jahat ini, lala tidak pernah bisa untuk makan dan minum. Yang hanya dia minum hanyalah darah binatang yang di tangkap ayahnya dari hutan atau pun mencuri dari warga.

Saya pun mengatakan kepada dora agar membuat lala sadar dan jangan membuat dia tertidur kalau tertidur maka dia akan tidur dengan selamanya. Saya pun segera membuatkan ramuan yang sudah ada di dalam tas saya itu dan menyuruh dora untuk mengusapkan keseluruh badan Lala.

Sang ayah yang sangat khawatir itu asik membaca al-quran yang dia pegang dan saya pun mengatakan kalau Lala sudah tidak apa-apa dan sudah pulih seumur hidupnya tapi lala tidak bisa menikah dengan siapa saja kecuali dia menikah dengan orang yang telah membuatnya seperti ini.

Ayah lala pun mengatakan siapa orangnya tapi saya mengatakan kalau saya tidak bisa mengatakannya karena ini sudah dari tuhan yang maha kuasa.  Sementara lala yang sudah mulai sadar itu pun menangis dengan sangat sedih dan sebagian tubuhnya sudah tidak bisa bergerak beserta suaranya yang semakin lama menghilang itu hanya bisa menangis saja.

Dora pun mengatakan kepada pamannya dan juga Lala untuk ikut ke kota dan tinggal dengan mereka. Karena itu sudah dari amanat keluarga dora. Saya yang tidak tahu kenapa itu pun pingsan dan tidak sadarkan diri selama 1 hari. Dan waktu saya bangun itu saya melihat Lala yang sangat manis dengan jilbab yang di pakainya itu sedang berdoa dengan nada yang berbata-bata.

Dalam hati saya pun mengatakan sungguh jahatnya lelaki yang sudah membuatnya seperti ini. Dora yang masuk ke dalam dan mengatakan "sudah bangun?" saya pun mengerakan tangan saya untuk jangan berisik karena Lala sedang berdoa. Saya pun membawa dora untuk keluar duduk bersama ayahnya.

Ayahnya lala langsung asik berterima kasih kepada saya itu dan saya pun mengatakan kalau saya dengan dora hanya utusan dari tuhan yang maha kuasa saja jadi kalau mau berterima kasih maka terima kasih dengan tuhan yang maha kuasa saja karena dialah yang mengabulkan semua permintaan paman.

Karena hari masih siang itu saya pun mengatakan kepada dora kalau saya mau membakar botol yang terisi dengan makhluk jahat itu dan membawa Lala serta ayahnya untuk pergi dari tempat ini agar makhluk ini bisa kembali kepada orang yang telah mengirimnya ke keluarga Lala.

Setelah semuanya selesai itu pun kami semua masuk ke dalam mobil dan pulang ke kota. Di perjalanan kami sendiri menyaksikan sendiri siapa yang membuat lala di usir dari kampung itu mati terbakar di depan kami. Setelah itu kami pun pulang ke kota dengan aman dan sampai di rumah, ibu saya dengan cepat-cepat memeriksa saya ada yang terluka apa tidak. Saya pun mengatakannya kalau saya tidak apa-apa, keluarga dora sudah membawa lala serta ayahnya untuk tinggal di rumah mereka.