Poker Terpercaya - Nama saya adalah vika yang berusia 10 tahun dan saya adalah anak semata wayang dari orang tua saya. Di rumah saya yang amat besar ini, saya mempunyai pembantu 4 orang dan ada 2 orang yang selalu menemani saya. Setiap paginya saya selalu makan sendiri.
Saya tidak pernah makan bersama kedua orang tua saya karena mereka berdua selalu sibuk dengan urusan mereka. Pada waktu pagi itu saya ingin sekali di buat sarapan oleh ibu saya yang sudah lama tidak membuatkan saya sarapan sejak dia sibuk dengan pekerjaannya itu. Mbok yang membuatkan sarapan kepada saya itu pun saya menolaknya.
Poker Online - Ibu saya yang baru keluar dari kamarnya itu seperti biasa ambil roti dan di lapisi selei terus cium kening saya dan mangatakan "di makan ya sayang". Saya pun marah karena bukan itu yang saya mau. Bukan hanya itu saja bapak saya yang selalu keluar negri itu pun jarang pulang jadi saya seperti anak yang tidak di urus sama orang tua saya.
Lalu saya mulai memainkannya walaupun nggak bisa, tiba-tiba terdengar suara langkah kaki “dug, dug, dug” saya bertanya tanya dalam hati “siapa itu, bibi kah?”. Saya mengikuti suara tadi, suara itu terus berbunyi seakan ada yang bermain didalam rumahku, saya terus mengikuti suara itu dan sampailah didalam kamarku.
Suara seseorang yang menutup pintu lemariku, saya dengan perlahan membuka pintu lemariku dan “*psst” saya kaget, sejak kapan ada anak kecil didalam rumahku, lalu ada suara langkah kaki datang dari luar dan lagi 2 anak kecil menghampiriku. “Kau lihat teman kami?” ucap salah satu darinya, saya menunjuk kearah lemariku, “kena” lalu mereka keluar, tapi saya menghentikan mereka “tunggu! Apa saya boleh ikut bermain dengan kalian?” ucapku, mereka mengangguk.
Poker Terkini - Sekarang saya nggak kesepian. mereka selalu datang dan bermain-bermain bersamsaya, tapi aneh. Kenapa setiap saya bermain, bibi sri melihatku seakan-akan saya bermain sendirian, ah tapi saya lebih senang sekarang. Setelah bermain mereka berkenalan denganku.
Maka sejak saat itu saya terus bermain dengan Charles, Jhansen dan Timmy. Saya sangat senang sekali sampai suatu ketika mereka bertiga menghampiri saya dengan wajah yang sangat serius itu. Charles pun mengatakan kepada saya kalau ada sesuatu yang mereka mau bicarakan kepada saya.
"apa? ada yang bisa saya bantu, bilang saja"
"apa kamu senang bermain dengan kami?"
"tentu saja dan memangnya ada apa sampai kalian menanyakan hal seperti itu?"
" kamu tahu, kami sebenarnya siapa?"
"kalian tetangga saya"
"bukan kamu telah salah, sebenarnya kami dulu yang tinggal di rumah ini ka"
"terus?"
"kami tinggal di sini bersama orang tua kami lalu suatu malam rumah kami di rampok dan orang tua kami di bunuh terus kami bertiga di tembak sampai meninggal di rumah ini"
"oh pantesan pembantu yang ada di rumah ini pun melihat saya seakan sedang bermain sendiri karena kalian hantu"
Agen Poker - Timmy mengatakan " iya, hanya kamu saja yang bisa melihat kami dan apakah kamu masih mau berteman sama kami?"
"ya, saya masih mau berteman dan bermain sama kalian" saya pun menjawabnya dan Jhansen pun menarik tangan saya dan mengajak saya ke lantai dua dekat jendela dan menyuruh saya untuk ikut dengan mereka. Waktu saya mau ikut mereka itu, saya langsung di tarik sama ibu saya.
Lalu ada orang pintar di rumah saya itu mengatakan kalau mereka bukan manusia dan jangan pernah untuk melakukan hal itu. Saya pun mengatakan kalau saya sangat senang bermain dengan mereka karena dengan adanya mereka, saya sudah tidak kesepian lagi. Orang pintar itu pun mengatakan kepada saya untuk menutup mata.
Terus menyuruh saya untuk membuka mata kembali dan saya sangat terkejut dengan apa yang saya lihat itu karena ketiga teman saya itu pun memiliki luka yang yang sangat parah dan juga tubuhnya semua di penuh dengan darah. Saya langsung mengatakan kalau saya tidak mau bersama mereka.
Terus orang pintar itu ntah membaca ayat-ayat gitu sampai akhirnya saya tidak melihat mereka bertiga lagi tapi ada satu pesan yang di sampaikan orang pintar itu kepada ibu saya untuk selalu memperhatikan saya karena memiliki indera enam yang dapat bermain dengan hantu.



0 Comments