Poker  Terpercaya - Ada sesuatu di balik dinding ruang bawah tanah yang meruoakan peristiwa yang sangat menyeramkan yang terjadi pada saat saya masih berusia lima belas tahun tapi kejadian itu masih saya ingat sampai sekarang. Saat itu saya sangat takut sekali dengan apa yang saya alami sekitar 8 tahun yang lalu.

Pada saat itu saya sedang duduk di ruangan tamu dan sedang bermain ponsel saya dan tiba-tiba saya mendengar kalau ada yang sedang membisikan sesuatu di telinga saya. Saya pun mengigil tapi saya pun mengabaikannya karena saya pikir kalau itu hanya angin yang datang dari jendela saja.


http://karpetjin.com/


Poker Online - Beberapa menit kemudian saya pun mendengar lagi suara bisikan itu dengan jelas dan bisikan itu pun memanggil nama saya dan saat saya lihat sekeliling rumah tidak ada orang sama sekali di sana dan hanya ada pembantu saya di dapur. Jadi saya pun memanggil pembantu saya dan menanyakan apakah tadi dia memanggil saya.

Kata pembantu saya kalau dia sama sekali tidak memanggil saya. Saya pun terdiam sejenak dan saya menyuruh pembantu saya untuk balik ke dapur lagi. Lalu waktu saya mau duduk lagi itu saya melihat ada seorang gadis yang seperti seumuran dengan saya itu menatap ke arah saya.

Dia memakai rok merah dan di padukan dengan baju biru dan dia terlihat sangat cantik kalau saja matanya tidak begitu hitam dan menyeramkan. Dia yang hanya membuka mulutnya dan kedengaran menyuruh saya untuk ke ruang bawah tanah. Karena saya baru pindah ke rumah besar itu pun saya tidak tau kalau ada ruangan bawah tanah di rumah itu.

Waktu saya menanyakan kepadanya di mana ruang bawah tanah itu pun segera dia menuntun saya untuk ikut dengannya. Tapi waktu sudah sampai di bawah tanah itu. Pintunya terkunci jadi saya pun naik ke atas dan menemui pembantu saya yang sudah bekerja sama keluarga kami cukup lama itu.

Poker Terkini - Saya pun meminta kunci ruangan bawah tanah dan dia menanyakan saya untuk apa ke bawah tanah dan saya mengatakan kalau ada sesuatu terpendam di sana karena dia tau kalau saya suka sekali bermain kasus penyelidikan itu pun mengikuti saya. O ya nama pembantu saya bernama mbok ija.

Mbok ija pun membuka pintu ruangan bawah tanah itu yang sangat berdebu sekali dan sewaktu saya masuk ke dalam sana, ruangan tersebut sangatlah jorok seperti tidak pernah terpakai beberapa tahun. Saya pun menghidupkan lampu ruangan itu dan lampu itu pun nyalah. Setelah itu saya melihat gadis itu berdiri di sebuah dinding dan tangannya pun seperti mau merobek sesuatu.

Saya dan mbok ija yang mengikuti saya itu pun mencoba mengetok-ketok dinding tersebut dan mbok ija pun mengatakan kepada saya kalau dinding ini seperti kropos. Jadi saya pun mencari sesuatu agar bisa merobohkan dinding tersebut. Saya pun mengatakan kepada gadis itu untuk menjauh dan kena timpa.

Mbok ija pun menjauh dan saya pun mengatakan kepadanya kok mbok menjauh, bantu saya. Bhok ija pun mengatakan kalau tadi saya suruh dia menjauh jadi saya pun mengatakan kalau bukan mbok yang harus jauh tapi gadis itu. Mbok yang melihat sekeliling tidak ada orang itu pun langsung marah kepada saya agar menyuruh saya untuk jangan sembarangan berbicara.

Agen Poker - Saya pun hanya senyum-senyum saja dan mulai membongkar dinding tersebut. Waktu kami membongkar dinding tersebut itu kami mencium bau busuk yang sangat menyinggat sekali. Karena kami tidak menahan baunya itu pun segera ke ruang dari ruangan bawah tanah tersebut.

Tapi hantu itu terlihat sangat marah dan sedih terhadap kami berdua karena tidak mengerjakan tugas sampai selesai. Saya pun mengatakan jangan marah dulu, saya akan menelepon orang tua saya dan juga beberapa tukang rumah untuk membongkar dinding itu. Waktu orang tua saya dan para tukang sudah datang itu pun saya mengatakan kepada mereka untuk tidak terkejut dengan penemuan di ruang bawah tanah itu.

Setelah itu mbok ija mengambil kain untuk menutup hidung mereka dan setelah itu mereka langsung turun ke ruang bawah tanah dan membongkar dinding tersebut. Alhasilnya kami menemukan gadis yang sudah mati di ikat di sebuah kursi yang sama percisnya hantu yang telah memanggil saya itu.

Kemudian orang tua saya langsung telepon polisi untuk datang ke rumah kami dan setelah semua selesai, saya melihat gadis itu berdahdahan sama saya dan karena rumah itu terjadi hal yang sampai-sampai kematian orang itu pun kami sekeluarga memutuskan untuk mencari rumah yang lainnya lagi.