Poker Terpercaya - Kejadian ini terjadi dengan roni dengan temannya yang bernama jimi, jadi kejadian itu terjadi pada saat malam minggu karena pada saat itu di kampung sebelah ada pesta yang mengundang biduan yang sangat montok-montok jadi roni pun mengajak jimi untuk pergi menonton.

Mereka berdua pun berangkat dari rumah jam 18.00 Wib sore hari menjelang malam karena acara itu mulai jam 19.00 Wib malam hari. Jadi saking asiknya roni yang berjoget dengan biduan yang ada di sana itu pun lupa waktu padahal jam sudah menujukan jam 24.00 malam yang sudah di peringati sama jimi.


http://karpetjin.com/


Poker Online - Tapi karena romi belum mau pulang dan masih tanggung dengan joget bersama biduan itu pun mengatakan untuk tunggu sampai dangdutan ini selesai. Setelah selesai jam 02.00 mereka berdua pun bergegas untuk pulang dan pada saat mereka pulang itu mereka pun melewati sebuah rumah angker.

Rumah tersebut yang ada di bawah pohon mangga besar itu tidak pernah membuka lampu padahal rumah tersebut ada penghuninya yakni nenek nengsi. Sewaktu mereka melewati rumah tersebut pun bulu kenduri semua berdiri. Sampai di waktu depan ada sebuah karung atau apalah itu.

Karena romi mau menghilangkan rasa merindingnya itu pun menendang karung itu tapi tendangannya itu pun tidak mumpan untuk karung tersebut. Jadi jimi mengatakan jangan sembarangan untuk menendang sesuatu tapi karena romi tidak memperdulikan omongan dari jimi itu pun.

Poker Terkini - Dia menendang karung itu sekali lagi dan waktu di tendang karung itu bukan terbang tapi seperti ada yang meloncat dan karena membuat romi penasaran maka romi mendekati karung tersebut dan mengangkat karung tersebut yang ternyata adalah pocong. Mereka langsung berlari kencang untuk meninggali pocong tersebut.

Tapi mereka tidak bisa lari sama sekali dan pocong itu datang mendekati romi yang sudah ketakutan sekali itu pun dengan muka pocong yang sangat marah karena di tendang tersebut pun mengeluarkan ulat ke muka romi yang tidak bisa mengerakan tangannya itu. Jimi yang melihat kejadian itu pun langsung membaca al-quran agar pocong itu segera hilang.

Tapi pocong itu juga tidak hilang dan malah datang mendekati jimi yang juga ketakutan tersebut. Tapi jimi asik melihat wajahnya dan mengenal wajah tersebut yang ternyata adalah suami dari nenek nengsi itu pun meminta ampun untuk melepaskan mereka berdua. Tapi pocong itu hanya melepaskan jimi saja.

Agen Poker - Romi tidak di lepaskan sama pocong tersebut jadi jimi pun langsung lari ke rumah nenek ningsih dan mengetuk pintunya itu pun keluarlah nenek nengsi yang sudah tua itu dengan menggunakan tongkat. Jimi pun mengatakan kepada nenek nengsi kalau tadi romi tidak sengaja menendang jasadnya kakek jadi sekarang dia sedang di kerjain sama kakek.

Waktu jimi mengantar nenek nengsi untuk bertemu dengan kakek itu pun nenek sungguh bahagia sekali karena bertemu dengan suaminya yang tercinta. Nenek nengsi menyuruh agar melepaskan romi maka kakek pun menuruti omongan dari nenek nengsi. Jadi romi pun meminta maaf kepada kakek romi dan juga nenek nengsi.

Setelah itu mereka pun meninggalkan kakek dan nenek yang sudah lama tidak bertemu tersebut. Langsung mereka lari pulang ke rumah masing-masing dan membuat mereka lebih terkejutnya lagi yakni mereka mendengar kalau nenek nengsi telah meninggal dunia. Mereka berdua langsung terdiam dan tidak berani untuk keluar rumah lagi pada malam hari.