Poker Terpercaya - Kejadian itu di saat saya masih sekolah yang duudk di bangku SMA pada tahun 2012 dan cerita ini bermula pada jam pelajaran yang terakhir kalau tidak salah pas hari itu adalah hari jumat. Dan pelajaran yang terakhir ini adalah pelajaran bahasa jepang.

Dan gurunya yang bernama bu desi dan seperti biasa pula kalau sudah waktu pendekati waktu pulang maka sebagian murid-murid akan bermain-main dan gosip di kelompok mereka sendiri ketimbang mendengarkan apa yang guru desi yang menerangkan mata pelajaran tersebut.




Poker Online - Dan saat itu jam sudah menunjukan 16.30 WIB sore berarti kurang dari 30 menit lagi akan terdengar bell yang berbunyi yang berarti waktunya pulang. Tapi karena kami semua tidak mempedulikan apa yang bu desi ajarkan di depan papan tulis maka bu desi pun marah kepada kami semua.

Dan dia pun mengatakan kalau kami semua tidak akan di ijinkan pulang walau pun bell telah berbunyi. Kami pun juga tidak menghiraukan bu desi dan melanjutkan obrolan kami dan karena kami juga tidak menghiraukannya maka dia memberikan hukuman kepada kami semua dengan benar tidak mengijinkan kami pulang.

Tidak selang lama akhirnya pun bell telah berbunyi dan bu desi langsung menutup pintyu dan berdiri di depan pintu  Semua murid sudah pulang dan hanya tinggal kelas saya saja yang tidak pulang dan lebih parahnya kami semua mendapatkan les tambahan sampai jam 18.00 WIB sore.

Poker Terkini - Ruang kelas saya itu memang berhadapan langsung dengan ruang lab IPA yang sudah jarang di gunakan. Maka saat itulah ntah kenapa saya langsung lihat ke dalam ruangan lab IPA tersebut. Dan yang saya lihat itu seperti samar-samar ada sesuatu yang melayang-layang.

Saya pun mengucek mata saya dan saya lihat lagi dengan jelas memang benar kalau barang tersebut pun melayang beserta saya melihat kalau ada sosok yang menyerupai seorang wanita yang berambut yang sangat panjang tapi rambutnya itu mengembang. Pakaiannya pun berwarna putih dan memiliki mata yang hitam sambil menunduk yang tiba-tiba melayang-layang.

Sampai akhirnya menghilang dan menembus tembok dan pada saat itu hati saya lang berdetak tidak karuan. Keringat dingin pun mulai saya rasakan dan dengan takutnya saya pun langsung melihat kepapan tulis. Tapi ternyata sosok penampakan itu pun sudah berada di atas lemari di kelas kami.

Agen Poker - Sekarang giliran teman sebangku saya yang melihatnya dan memanggil saya untuk melihat di lemari atas. Tapi waktu sosok tersebut berada di lemari atas, saya tidak bisa melihatnya. Saya hanya mengatakan kepada teman saya apa yang dia lihat tersebut sama dengan apa yang saya lihat.

Dan teman saya pun mengatakan iya dan sambil ketakutan kami pun asik melihat buku yang ada di meja kami tersebut tapi setelah teman saya mengintipnya sudah tidak ada lagi sosok tersebut di lemari atas. 

Jam sudah menuju 18.00 WIB sore maka kami pun pulang ke rumah, di jalan kami pun membahasnya dengan teman-teman yang tidak melihatnya tadi, saya dan teman saya pun mengatakan kalau besok-besoknya tidak mau nakal lagi dan mengikuti pelajaran dengan baik kalau tidak nanti akan terlihat lagi sosok tersebut.