Poker Terpercaya - Nama saya Momo dan saya adalah seorang mahasiswi sebuah universitas swasta terus saya tinggal bersama ayah, ibu dna adik saya tapi ayah saya lagi bertugas di luar kota jadi di rumah hanya ada kami bertiga saja. Malam itu sekitar jam 23.00 WIB.
Saya yang belum bisa tidur tapi ibu dan adik saya sudah tertidur jadi saya ke ruang tamu untuk bermain play station dan karena saya laper jadi saya pun turun ke lantai satu untuk membuat mie instant. Dan kalau malam memang lampu rumah saya tidak banyak yang nyala jadi waktu saya lagi asik memasak mie instant.
Poker Online - setelah itu pun masakan mie instant saya sudah siap dan hendak mengambil piring dan saat menoleh rupanya ibu saya sudah berada di belakang punggung saya yang membuat saya terkejut setengah mati. Jadi saya pun seperti biasa karena itu ibu saya.
Saya pun mengatakan kepada ibu saya kalau sudah mengagetkan saya tapi saya merasa ada keanehan seperti dia bukan ibu saya karena ibu saya tidak memiliki tahi lalat di wajahnya tersebut. Tapi karena saya laper jadi saya tidak mempedulikannya jadi say pun mengambil mie yang sudah saya masak tersebut untuk naik ke lantai dua.
Sebelum saya menaiki tangga maka saya pun melihat pintu ibu saya yang terbuka dan sewaktu saya ingin menutupnya pintunya itu saya melihat kalau ibu saya tidur dengan sangat pulas sekali, langsung dalam hati dan pikiran saya pun mulai berpikir yakni tadi siapa yang ada di dapur.
Saya pun langsung menutup kamar ibu saya tersebut dan cepat-cepat lari ke kamar saya dan langsung mengunci pintu kamar dan mie yang saya masak tersebut tidak jadi saya makan dan malam itu membuat saya sangat ketakutan sekali dan saya tidak tau jam berapa saya tertidur.
Poker Terkini - Besok harinya saya pun tidak memberanikan untuk membicarakan kejadian ini kepada ibu saya dan sampai ke tiga harinya tiba sesuatu pun terjadi lagi, wkatu saya lagi bercanda gurau bersama ibu saya sambil memijit kakinya tapi tidak terasa lama ibu saya pun tertidur dan saya pun meninggalkan ibunya yang sudah tidur pulas.
Tetapi pas saya mau keluar kamar, saya melihat ada yang aneh pada wajah ibu saya dengan sesakma saya melihat terus wajah ibu saya yang berubah tapi memang wajahnya itu mirip dengan ibu saya. Wajah ibu saya lama kelamaan menjadi pucat dan mempunyai tahi lalat di pipinya tersebut.
Yang tidak tanggung-tanggung yakni waktu ibu saya membuka matanya tersebut pun berwarna merah dan menatap ke arah saya yang membuat saya ketakutan dan saya langsung kabur dari kamar ibu saya. Sepanjang malam saya tidak bisa tidur yang saya pikirkan ada apa dengan ibu saya dan apakah ada sesuatu yang saya tidak tahu.
Besok paginya saya pun menceritakan kepada ibu saya apa yang saya alami beberapa hari ini dan setealh mendengar cerita saya itu ibu saya terdiam dan kaget. Tapi setelah itu ibu saya pun menceritakan kalau sebenarnya dia mempunyai kembaran tapi saudari kembarnya itu sudah meninggal dunia di usia 15 tahun karena kecelakaan.
Agen Poker - Ibu saya pun menceritakan kalau semalam waktu saya memijat kaki ibu saya itu pun bermimpi di datangi oleh kembarannya tersebut dan mengatakan kepadanya kalau kembarannya itu sudah tidak enak kalau sudah tinggal dengan bapak-bapak. Ibu saya dan saya yang mempunyai perasaan yang aneh pun akhirnya kami bertiga datang ke pemakaman kembaran dari ibu saya itu.
ketika kami sampai di sana kami pun menemukan fakta yang tidak enak karena pemakanan kembaran ibu saya itu di tumpuk dengan pemakaman seorang bapak-bapak oleh pemilik tanah makan yang tidak tanggung jawab. Ibu saya pun langsung menangis di sana dan sekarang saya sudah tau kenapa beberapa hari ini saya terus melihat saudara kembar dari ibu saya ini.
Kembaran ibu saya datang ke kami untuk menyampaikan kalau dia sedang di zalimi oleh manusia yang tidak bertanggung jawab yang menumpukan jenajah lain di atas pemakamannya tersebut. Akhirnya dengan upaya keluarga kami pun memindahkan pemakaman kembaran ibu saya ketempat yang lebih pantas lagi.
Dan waktu keluarga kami sedang duduk di ruang tamu dan tiba-tiba lampu kami hidup mati hidup mati dan waktu hidup kami semua kaget dengan kehadiran kembaran ibu saya yang hanya ingin mengucapkan terima kasih bersama kami yang hanya memberikan senyuman dan air mata yang menetes di pipinya tersebut yang dengan menghilang pelahan-lahan.



0 Comments