Poker Terpercaya - Malam hari itu saya yang baru pulang kuliah dan mau pulang bersama teman-teman saya karena kami satu jalan jadi saya pun memberi tumpangan sama teman-teman saya. Saat perjalanan pulang tersebut saya sudah melihat banyak yang lewat dan semuanya biasa saja.
Dan waktu terakhir saya hanya berdua dengan teman saya yang dia tidak tau kalau saya mempunyai kelebihan yang tidak di milikinya tersebut. Jadi waktu di tengah jalan saya pun melihat ada seorang anak kecil yang sedang berjalan di pinggir jalan sambil menundukan kepalanya.
Poker Online - Saya pun memberhentikan mobil saya yang kemudian teman saya yang satu ini pun bertanya kepada saya kenapa saya memberhentikan mobil saya apa kehabisan minyak atau ban bocor. Saya pun mengatakan kalau saya mau menanyakan kepada anak kecil itu kenapa dia jalan sendirian di malam hari seperti ini.
Teman saya pun mengatakan kepada saya kalau tidak ada siapa pun di jalan dan saya mengatakan kalau ada anak kecil, saya pun turun dari mobil. Teman saya pun menunggu saya di mobil dan mengatakan kepada saya kalau saya sudah gila. Saya turun dari mobil dan bertanya kepada anak kecil tersebut.
Poker Terkini - Kenapa sudah malam kali berjalan sendirian tanpa ada yang menemani. Anak kecil itu pun langsung melihat saya, saya pun sedikit terkejut karena wajah anak kecil ini hancur sebelah dan mulut yang robek. Anak kecil ini pun mengatakan kalau dia sedang mencari ibunya tersebut.
Jadi saya pun menanyakan kenapa dia bisa meninggal dan anak kecil itu pun mengatakan kepada saya kalau dia di culik oleh perampok dan di bunuh di sudut hutan yang ada di samping jalan itu. Anak kecil itu langsung menangis sekeras-kerasnya yang membuat saya luluh hatinya.
Agen Poker - Saya pun menawarkan untuk mengantarnya di alamat yang dia tuju. Terus saya membuka pintu belakang, Teman saya pun mengatakan kepada saya jangan gila membuka pintu buat hantu karena dia sudah sangat takut sekali yang terlihat di wajahnya tersebut. Saya pun menjelaskan kepada anak kecil itu kalau teman saya tidak bisa melihat dia jadi jangan khawatir.
Saya pun membawa anak kecil itu ke alamat yang dia tuju tersebut yang ternyata adalah tetangga dari rumah teman saya itu. Waktu saya sudah sampai memang di rumah tersebut masih ada bendera duka dan anak itu pun berpamitan kepada saya dan menuju pulang ke rumahnya tersebut.
Teman saya pun mengatakan kalau lain kali tidak mau satu mobil lagi dengan saya karena dia sangat takut kalau akan terulang kembali kejadian yang barusan dia alami tersebut. Saya pun tersenyum saja karena mau gimana lagi hanya saya yang bisa melihat makhluk-makhluk yang tidak terlihat tersebut.



0 Comments