Poker Terpercaya - Lansung saja ke ceritanya saja yah, waktu itu di sore harinya saya pun duduk di teras rumah saya dan sedang memandang langit yang sebentar lagi akan turun hujan karena sudah ada bau-bau hujan yang akan datang. Dan kalau hujan tiba saya sangat menyukainya karena bisa membuat hati saya menjadi tenang.

Dengan rambut saya yang sengaja tidak di ikat dan bergelombang pun mulai berterbangan di terpa oleh angin dan ntah kenapa di sore hari itu saya malas memakai hiljab. Saya duduk di teras tersebut pun tiba-tiba kepikiran dengan sahabat saya yang sudah tiada. Dan ntah kenapa saya merasakan angin yang berbeda yang bertiup ke pori-pori tubuh saya tersebut.




Poker Online - Dia adalah sahabat saya sewaktu kami dudk di bangku SD dulu yang selalu bersama-sama dalam melakukan segala sesuatu pasti kami selalu bersama-sama. Dan tiba-tiba pula saya mencium bau bunga mawar yang sangat melekat dan pada waktu itu saya lagi sendirian di teras saja.

Dan perlu di ketahui kalau saya itu sangat menyukai bunga tapi tidak menyukai bunga mawar karena mawar mempunyai duri dan kalau tidak hati-hati memegangnya maka akan tertusuk dengan durinya tersebut. Kembali ke cerita saya karena terlalu menyingat bau bunga mawar tersebut maka saya pun menutup hidung saya. 

Sore hari itu saya mulai merasakan ada yang aneh di teras rumah saya karena saya ada merasakan sesuatu yang berbeda dan juga saya langsung kepikiran terus sama sahabat saya yang satu itu tapi ntah kenapa mata saya asik mau melihat ke pagar rumah saya dan ternyata waktu saya melihat ke pagar saya tersebut.

Poker Terkini - Ada seorang gadis yang memakai baju putih dan memegang sekuntum mawar merah dengan kepala yang tertundu dan membuat saya teringat tentang sahabat saya lagi. Dalam benak saya apakah itu sahabat saya yang saya pikirkan sekarang. Dengan hembusan angin sepoi-sepoi pun gadis tersebut menghilang begitu saja.

Sebelumnya sahabat saya meninggal karena ditabrak lari oleh mobil yang tidak bertanggung jawab. Dalam hati saya berkata apakah karena saya sudah lama tidak mengunjungnya maka dia datang kemari untuk memberitahukan kepada saya. Saya pun berpikir kalau besok saya akan mengunjungi pemakamannya tersebut dengan membawa sekuntum bunga mawar yang dia sukai.

Karena sudah mulai malam maka saya pun masuk ke dalam rumah tapi sepertinya ada yang mengikuti saya jadi saya langsung berbelok ke belakang tapi tidak ada siapa pun. Terus saya pun tidak memikirkannya lagi. Terus ibu saya pun pulang dan membawa sekutum bunga mawar putih kepada saya.

Terus saya pun menanyakan siapa yang mengasih bunga mawar tersebut kepada ibu saya tapi ibu saya hanya bilang ketemu di depan teras rumah dan mungkin ibu saya berpikir itu buat saya. Saya pun mengambilnya dan masuk kedalam kamar tidur saya dan tiba-tiba bunga mawar tersebut langsung mengeluarkan darah.

Agen Poker - Saya pun terkejut dan langsung membuang bunga mawar tersebut ke meja belajar saya dan dari belakang ada yang memegang pundak saya dan berkata kepada saya "selamat ulang tahun luna" dan perkatakannya membuat saya teringat kalau hari ini adalah hari ulang tahun saya.

Hati saya pun berkata kenapa saya lupa akan ulang tahun saya sendiri yang di ingatan oleh sahabat saya sendiri. Dan karena saya tahu kalau dia masih ada di belakang saya ini, saya pun berkata "terima kasih nani, kamu telah mengunjungi saya dan kamu adalah kado spesial yang saya dapatkan di hari ulang tahun saya ini, terima kasih"

Terus dengan angin yang sepoi-sepoi juga sahabat saya pun sudah pergi untuk selama-lamanya. Saya yang memandang bunga mawar tersebut pun menetes air mata di pipi saya, dan kebesokan harinya saya pun pergi membeli bunga mawar merah yang di sukai sahabat saya ini dan pergi untuk berkunjung di pemakanannya tersebut.